Posts

Showing posts from February, 2012

Foto Sosialisasi Ujian Nasional 2012

Guru bersertifikasi harus semakin nyata kualitasnya

Image
Ketua PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistyo angkat bicara mengenai kualitas guru nasional.  Menurutnya, sertifikasi guru merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional melalui guru. 
"Dengan sudah disertifikasinya guru, maka mereka akan mendapat tunjangan profesi dan fasilitas lainnya dari pemerintah," kata Sulistyo. Dikatakan, seritifikasi guru merupakan upaya dari PGRI untuk guru di Indonesia. Maka baginya, peningkatan kualitas guru seperti teknis mengajar, pengetahuan, dan jurnal ilmiah, sudah sepatutnya dilakukan oleh guru.
"Jika guru sudah menuntut sesuatu seperti perhatian dari pemerintah, dan diberikan melalui sertifikasi, adalah hal yang wajar jika guru harus meningkatkan profesionalitasnya," paparnya.
Jika seorang guru sudah lulus sertifikasi dan mendapatkan tunjangannya tetapi tidak melakukan hal-hal sebagai guru profesional maka keberadaannya sebagai guru yang telah sertifikasi sangat diragukan dan dipertanyakan.
Apa …

UN Bukan Sekadar tentang Kelulusan

Image
Semarang --- Setiap komponen masyarakat yang terlibat dalam ujian nasional (UN) menginginkan semua peserta bisa lulus ujian tersebut. Untuk mencapai kelulusan, rambu-rambu dan nilai kejujuran harus betul-betul ditanamkan. "Saya tidak punya target kelulusan. Semua orang ingin lulus. Boleh target 100 persen, tapi rambu-rambu  harus dipenuhi," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh seusai mengikuti ikrar ujian nasional di Gedung LPMP Jawa Tengah, Rabu (15/02). Menteri Nuh menjelaskan, UN bukan hanya urusan kelulusan, tapi media membangun karakter. "Kalau ujian saja nyontek, kalau sudah besar pasti korup," tutur mantan rektor ITS ini. Mengantisipasi kecurangan yang mungkin terjadi, pemerintah menyosialisasikan lima jenis soal untuk setiap 20 anak. "Dalam satu kelas ada 20 anak. Ada lima tipe soal. Tiap hari anak-anak dapat tipe soal yang berbeda," katanya.  Mendikbud mengatakan, sama seperti tahun lalu, jika  ada siswa terbukti melakukan kecuranga…

UN Harus Bersih dan Tidak Boleh Diintervensi

Image
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terus mengupayakan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang jujur dan bersih serta bebas dari intervensi.  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengingatkan bahwa kepala daerah jangan memanfaatkan UN sebagai alat politik dan menekan kepala sekolah agar siswanya lulus 100 persen.  Hal tersebut ditegaskan oleh Mendikbud dalam acara Deklarasi / Ikrar Ujian Nasional Jujur, Berprestasi dan Pendidikan Anti Korupsi di Jambi, Kamis (9/2).
"Sudah bukan eranya bupati dan walikota menekan kepala sekolah agar lulus 100 persen." tegas Menteri Nuh. Tekanan kepala daerah kepada kepala sekolah agar tingkat kelulusan siswanya 100 persen kerap berujung pada berbagai pelanggaran dan kecurangan. Menteri Nuh mengungkapkan, bahwa tekanan yang begitu kuat kepada kepala sekolah bisa saja mendorongnya membuat instruksi ke guru-guru untuk berbuat curang. Kecurangan yang sering terjadi adalah guru-guru menyebar kunci jawaban kepada siswa…